• SMAN NEGERI 4 MANDAU
  • Where Tomorrow's Leaders Come Together

Tak Ingin Ada Anak Putus Sekolah Karena Tak Masuk SMA Negeri, Marwan Yohanis Minta Pemerintah Mulai Persiapkan Diri

Anggota Komisi V DPRD Riau, Marwan Yohanis meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan sesegera mungkin mempersiapkan diri untuk Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) dengan formulasi yang tepat.

Hal tersebut disampaikan Politisi Gerindra ini supaya tidak ada lagi anak-anak di Riau yang putus sekolah hanya gara-gara tidak bisa masuk ke sekolah negeri, karena ketidakmampuan pemerintah mengakomodir kebutuhan pendidikan mereka.

Marwan bahkan sudah berkoordinasi dengan pimpinan Komisi V DPRD Riau untuk segera mengundang pihak terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah (Kepsek) di Riau dalam rangka persiapan PPDB ini.

"Mungkin dalam waktu dekat ini, pimpinan akan menggelar pertemuan untuk mendengarkan seperti apa upaya pihak terkait, kemudian juga kita akan cek langsung ke sekolah-sekolah, apakah mereka sudah siap atau belum, kita tunggu instruksi pimpinan komisi," kata Legislator Dapil Inhu-Kuansing ini kepada GoRiau.com, Kamis (11/3/2021).

Komisi V, sambung Marwan, sudah melakukan studi banding ke Provinsi Jambi dalam rangka PPDB ini, dan banyak hal-hal yang bisa dipelajari dari provinsi tetangga tersebut, karena di Jambi sendiri pembagian sekolah sudah tertata dengan baik.

Di Jambi, jelasnya, baik sekolah negeri maupun swasta, jumlah kelas dan lokal yang tersedia sudah cukup menampung para lulusan SMP. Sementara, di Riau masih ada ketimpangan sehingga tidak memungkinkan jika dipaksakan masuk ke negeri semua.

"Di satu sisi kita mau menampung semaksimal mungkin hingga over capacity, misalnya yang punya kapasitas 40 orang dipaksakan 45 orang, yang hanya 6 lokal dibuka 8 lokal. Benar tertampung mereka, tapi kan kita pikirkan juga sekolah swasta yang membutuhkan siswa untuk biaya operasionalnya," kata Marwan.

Untuk itu, Marwan mewacanakan supaya ada Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) kepada sekolah-sekolah swasta, supaya bisa memenuhi kualifikasi penyelenggaraan pendidikan, baik dari segi fasilitas maupun tenaga pengajar, sehingga wali murid yang mampu mau menyekolahkan anaknya ke swasta.

 

https://www.goriau.com/berita/baca/tak-ingin-ada-anak-putus-sekolah-karena-tak-masuk-sma-negeri-marwan-yohanis-minta-pemerintah-mulai-persiapkan-diri.html

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli 2021, Ini Skema dan Panduan Lengkapnya

Pemerintah menyatakan bahwa tahun ajaran baru bulan Juli 2021 mendatang, sudah dapat dimulai dengan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Aktivitas pembelajaran tatap muka seca

14/04/2021 17:53 - Oleh Administrator - Dilihat 10 kali
Pemprov Riau Izinkan 6 Daerah Buka Sekolah Tatap Muka Tingkat SMA

Kegiatan belajar-mengajar tatap muka untuk tingkat SMA dan SMK sederajat sudah mulai berjalan di Riau. Hanya, dari 12 kabupaten dan kota, baru 6 daerah yang dip

14/04/2021 17:46 - Oleh Administrator - Dilihat 22 kali
Disdik Riau Musnahkan Blangko Ijazah Berlebih dan Rusak

Dinas Pendidikan Provinsi Riau memusnahkan blangko ijazah SMA dan SMK yang rusak dan berlebih (sisa), di Halaman Kantor Disdik Riau. Jumlah blangko ijazah yang dimusnahkan sebanyak 

14/04/2021 17:39 - Oleh Administrator - Dilihat 5 kali